Informasi Tentang SNMPTN 2014

Latar Belakang

Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.
Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.Dengan demikian sekolah seharusnya melakukan kewajiban untuk mendorong dan mendukung siswanya dalam proses pendaftaran siswanya.


Tujuan SNMPTN
  • memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  • mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri.

Ketentuan Umum

  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  • Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.

Pendaftaran Siswa Pelamar

  • mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014,
  • memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,
  • memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (semester 4 untuk kelas akselerasi) yang telah diisikan pada PDSS.

Penerimaan

Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Tata Cara Mengikuti SNMPTN

Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran.

Pengisian dan Verifikasi PDSS

  • Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  • Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  • Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pendaftaran

  1. Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
    Sekolah dan/atau siswa pelamar yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia.

Cara memilih jurusan di PTN



Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan.

Cara memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik:

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat
Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna
Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya.Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya
Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima
Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit.
Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan Anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan
 Apakah jurusan yang Anda ambil nanti dapat mengantar Anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang Anda ambil sah-sah saja.

Cara Agar Lulus Ujian SNMPTN



Dalam Ujian SNMPTN nilai bagus tidak menjamin diterima. Bukannya mau menyepelekan nilai,tetapi penulis hanya memaparkan pengalaman yang pernah dialami.Dari pengalaman di sekolah saya,dahulu anak-anak yang mempunyai nilai bagus dan ranking rata-rata malah gagal di SNMPTN,sedangkan anak yang tadinya diremehkan dan nilainya biasa biasa saja dengan rangking agak bawah ternyata malah diterima,padahal nilainya juga tidak semua naik terus.
Lalu kenapa bisa begitu?itu dikarenakan ketepatan dalam memilih jurusan dan PTN.Biasanya anak dengan nilai yang bagus di sekolahnya dalam memilih PTN yang terfikir dalam benaknya adalah PTN yang gradenya tinggi, karena mereka merasa optimis akan diterima,tetapi setelah mendaftar ternyata tidak diterima.Boleh-boleh saja memilih "the big University" tetapi kita harus mawas diri,soalnya peminat dari kampus-kampus yang begitu sangat tinggi sekali,bisa jadi anak yang pintar di sekolah A akan kalah bersaing dengan anak dari sekolah B yang tentunya lebih pintar,sehingga nilainya akan dikalahkan dalam persaingan SNMPTN yang sangat ketat.


Jenis Tes Pada SBMPTN / SNMPTN Tahun 2014
Sebagaimana pada tahun sebelumnya, yakni pada tahun 2013, jenis tes pada SBMPTN Tahun 2014 adalah sebagai berikut:
1.Tes Potensi Akademik (TPA)
2.Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU), meliputi Matematika Dasar, Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
3.Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), meliputi Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi
4.Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum), meliputi Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. 


Tips dan Trik Agar Lulus SBMPTN / SNMPTN Tahun 2014
1. Belajar Soal Soal dari SBMPYN Tahun Sebelumnya
2. Memprediksi Jenis Soal yang Akan Keluar di SBMPTN 2014
3. Belajar Menyelesaikan Jenis Soal yang Ada Dalam List
4. Belajar dan Refresh
5. Belajar di Waktu Senggang Setelah Ujian Nasional
6. Hentikan Belajar Seminggu Sebelum Tes Berlangsung
7. Berdoa dan Mohon Doa Restu Orang Tua

Kriteria Penilian
Dalam pada itu ada beberapa kriteria penilaian lain di SNMPTN 2014 yang tidak lagi menggunakan ujian tulis. Ini khusus untuk jalur undangan. Setidaknya ada sembilan kriteria penilaian antara lain:
1.Nilai Rapor
2.Nilai per Mata Pelajaran
3.Konsistensi
4.Prestasi di Luar Kelas
5.Akreditasi
6.Prioritas Pemilihan Jurusan
7.Jumlah Alumni di PTN Tempat Mendaftar
8.Faktor Pengembangan SDM Daerah
9.Aturan Khusus Tiap PTN

Cara Pendaftaran BIDIKMISI



 Pengertian BIDIKMISI
 
Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun 2010 kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi. 


Bidikmisi merupakan program 100 Hari Kerja Menteri Pendidikan Nasional yang dicanangkan pada tahun 2010. Perguruan tinggi yang mendapat bantuan Bidikmisi yaitu perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama.

Buat yang lagi mencari informasi pendaftara bidik misi Room Berbagi informasi Sahre kan Tata cara Pendaftaran Bidk misi Selain terdapat syarat pendaftaran bidik misi, ada pula sedikit yang harus Anda ketahui terkait dengan Tata Cara pendaftaran Bidik Misi. Tatat cara Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi adalah sebagai berikut :

PENDAFTARAN BIDIKMISI :

Tahapan pendaftaran program Bidikmisi adalah sebagai berikut :
  1. Sekolah melakukan pendaftaran pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/daftar dan ikuti petunjuk pendaftaran yang tertera
  2. Sekolah akan mendapatkan kode akses yang akan diverifikasi paling lama 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  3. Sekolah menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang sudah diverifikasi pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/login
  4. Sekolah mengisi data yang dibutuhkan mulai data unas, prestasi murid dalam sekolah, daftar siswa yang akan lulus dan sudah lulus dan merekomendasikan yang memenuhi persyaratan program Bidikmisi
  5. Siswa mendaftar bidikmisi melalui http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan mengisi data sesuai petunjuk di dalam sistem pendaftaran
  6. Siswa yang sudah sampai pada tahapan memilih seleksi akan mendapatkan PIN yang jika diminta dapat digunakan pada laman pendaftaran seleksi masuk
  7. Persiapan dokumen yang harus disiapkan oleh masing masing pendaftar program Bidikmisi.
  8. Kartu dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang bisa dicetak seusai ujian nasional di sistem pendaftaran Bidikmisi
  9. Surat keterangan miskin dari desa/kelurahan setempat, dalam hal tidak memiliki akses terhadap desa/kelurahan bisa diganti dengan surat keterangan dari rt/rw/tokoh masyarakat.
  10. Surat keterangan gaji (khusus pegawai negeri/swasta) atau surat pernyataan dari orang tua (khusus pegawai informal/wiraswasta) yang mencantumkan rata rata pendapatan selama 6 bulan terakhir dari ayah dan ibu.
  11. Fotokopi tagihan listrik, tagihan air, tagihan internet, bukti pembayaran PBB bila ada untuk 3 bulan terakhir. Dalam hal listrik, air dan internet dipakai bersama agar ditambahkan surat keterangan estimasi pengeluaran bulanan.
  12. Bukti bukti prestasi yang dicantumkan dalam bentuk sertifikat / foto piala yang mencantumkan nama dan diperkuat dengan surat keterangan dari sekolah.
  13. Surat keterangan / dokumen / ijasah dari kepada sekolah tentang kelulusan jenjang pendidikan sebelumnya.
  14. Fotokopi raport / laporan hasil studi dari semester 1
Semua dokumen tidak perlu dikirimkan ke PT yang dilamar, hanya perlu dibawa pada saat pendaftaran ulang mahasiswa.


PENDAFTARAN SELEKSI MASUK
 Seusai mendaftar Bidikmisi, peminat harus mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi. Diantaranya SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Lokal (Mandiri). Pendaftar Bidikmisi agar mengikuti ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh masing masing seleksi tersebut. 


MENGIKUTI SELEKSI MASUK
 Peserta yang sudah terdaftar akan diseleksi sesuai dengan ketentuan masing masing seleksi masuk, dan jika lulus seleksi masuk, dapat melakukan daftar ulang dengan ketentuan panitia seleksi masuk dan Bidikmisi 


PENDAFTARAN ULANG PROGRAM BIDIKMISI
 Peserta yang lulus seleksi masuk (SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri) agar membawa dokumen yang disyaratkan panitia seleksi masuk dan program Bidikmisi.

Cara Lulus SNMPTN melalui Jalur UNDANGAN

11 Cara Lulus SNMPTN UNDANGAN
 


1. Pilihlah Jurusan Berdasarkan Minat, Bakat, dan Kemampuanmu 
Banyak orang yang gagal dalam SNMPTN karena terlalu percaya diri. Percaya diri sangatlah boleh, tapi harus melihat kemampuan pribadi kalian juga. Lihat minat, bakat, dan kemampuanmu. Dengan nilai-nilaimu yang telah kau dapat sejauh ini, kira-kira dimana kamu akan diterima dengan nilai yang kamu capai.

2. Lokasi Sekolah dan UNIVERSITAS
Sebanyak 98,92% yang lulus di USU pada SNMPTN 2013 berasal dari Sumatera Utara, dan hanya 2,9% yang berasal dari luar Sumatera Utara. Karena itu bijaklah, pilih Universitas yang ada di Propinsi tempat kamu sekolah untuk memperbesar peluang lulus.

3. Alumni SMA Memperngaruhi Citra SMAmu 
Alumni juga memegang peran besar disini. Kakak tingkat dari SMAmu yang juga ada di jurusan yang kamu tuju. Semakin besar IPK atau semakin banyak prestasi mereka, maka akan semakin besar juga peluang diterimanya kamu. Sebaliknya, jika citra mereka di kampus jelek, maka sekolahmu akan dipandang jelek juga oleh panita SNMPTN.

4. Hati-hati dengan Lintas Jurusan 
Karena tidak semua universitas menghalalkan lintas jurusan, maka kamu yang berasal dari jurusan IPS sementara ingin kuliah di jurusan IPA atau sebaliknya, diharapkan lebih berhati-hati. Lihat dulu kebijakan dari universitas negeri yang ingin kamu tuju. Pastikan mereka memperbolehkan lintas jurusan.

5. Apakah Sekolahmu Masuk Daftar Blacklist? 
Blacklist ialah dihapusnya sebuah sekolah dari daftar calon mahasiswa baru di SALAH SATU PROGRAM STUDY atau JURUSAN di universitas tertentu dalam jangka waktu 2 tahun. Jadi, jika sekolahmu terkena blacklist oleh suatu universitas akan berdampak kepadamu juga. Kamu tidak akan diterima di PROGRAM STUDY atau JURUSAN yang di blacklist universitas tersebut.

6. Cara Mengurutkan Pilihan Jurusan 
Urutkanlah pilihanmu berdasarkan prioritas keinginanmu. Pilihan pertama, berarti itu jurusan yang paling kamu inginkan. Dan begitu pula seterusnya. Karena berdasarkan survei tahun 2013, lebih 90 persen undangan diterima di pilihan pertama. Jadi berhati-hatilah dalam mengurutkan pilihan jurusan.

7. Konsekuensi Nilai 
Konsekuen di sini maksudnya adalah nilaimu dari semester pertama sampai semester akhir mengalami kenaikan atau minimal tetap, bukan mengalami penurunan. Misalnya pelajaran matematika, semester satu 70, semester dua 73, semester tiga 74, semester empat 76, dan semester lima 80. Perhatikan nilai matematika tadi, nilainya terus mengalami kenaikan dari semester ke semester. Itu menunjukkan bahwa nilai matematikamu sudah konsekuen.

8. Prestasi Akademik dan Non Akademik 
Jangan lupa lampirkan prestasi tertinggimu selama di sekolah. Baik prestasi akademik maupun non akademik. Diusahakan, prestasi yang dikirimkan memiliki hubungan dengan jurusan yang kamu pilih.

9. Akreditasi Sekolah 
Terpandangnya sekolahmu karena akreditasi atau prestasinya di mata kabupaten, kota, provinsi, nasional, dan internasional akan menjadi pertimbangan bagi mereka untuk menerima kamu menjadi mahasiswa baru.

10. Yang Akan Menjalani Perkuliahan Adalah Kamu, Bukan Orangtuamu 
Ketika orangtua memaksamu untuk memilih pilihan mereka, yang bukan kamu banget, janganlah takut. Kamu bisa menolaknya. Kamu punya hak atas masa depanmu. Coba jelaskan pada orang tuamu secara halus. Kamu buat mereka percaya bahwa kamu sudah cukup dewasa untuk menentukan apa yang menjadi minat, bakat, dan kemampuanmu. Ingatlah bahwa yang akan menjalani perkuliahan nanti adalah dirimu sendiri, bukan ayah atau ibumu.

11. Sesuaikan Pilihanmu Dengan Ekonomi Keluarga 
Sebelum memilih universitas negeri, carilah dulu perincian dana atau biaya kuliah yang akan kamu keluarkan selama menempuh pendidikan. Lalu, kamu sesuaikan biaya kuliahmu dengan pendapatan ayah dan ibumu. Jangan sampai ketika sudah semester empat atau lima, kamu harus hengkang karena orang tuamu tak sanggup lagi membiayai perkuliahanmu.

 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. CARA LULUS MASUK SNMPTN - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger